hi all
long time no posting, it has been a month i guess hehe
anyway it is 2013 already, and i bought 2 new books in the early of january. I love these books. They are totally daebak!!! hehe.
wes ah capek ngelondo terus
oke jadi ada 2 buku yang baru aja selesai aku baca yaitu The Casual Vacancy dan Hidup Mati di Negeri Cincin Api.
Pertama, The Casual Vacancy
Ini adalah novel pertama JK Rowling setelah Harry Potter. JK Rowling sepertinya ingin melepas image dari penulis fantasi dan novel untuk anak-anak menjadi penulis untuk orang dewasa. Gaya bercerita dan isi ceritanya is totally different dengan Harry Potter.
The Casual Vacancy mengisahkan keadaaan suatu kota setelah Barry Fairbrother, anggota dewan kota yang cukup berpengaruh (yaa semacam jokowi gitu lah hehe) tiba-tiba meninggal dunia. Kota kecil ini menjadi ramai dengan cerita dan konflik antar warga. Jadi tokoh utama dalam The Casual Vacancy sangat banyak. JK Rowling mengaitkan tokoh-tokoh tersebut dengan benang merah tak terlihat dengan apik, ini adalah salah satu daya tarik The Casual Vacancy menurutku.
Menurutku lagi, JK Rowling udah sukses melepas image penulis Harry Potter. Sedangkan pengkhususan novel ini untuk pembaca dewasa adalah banyak part yang mengisahkan tentang drugs dan seks bebas, jadi merekomendasikan anak-anak untuk membaca The Casual Vacancy saya rasa belom bijak hehe. Padahal, dari sisi cerita politiknya, menurut saya cukup seru dan segar untuk dibaca semua umur. Pokoknya i can't take the book until the last page! :)
Kedua, Hidup Mati di Negeri Cincin Api
Ini adalah kumpulan artikel liputan Cincin Api dari Harian Kompas selama setahun yang ditulis ulang oleh pimpinanan ekspedisi Cincin Api, pak Ahmad Arif. Kita disuguhi berbagai foto menakjubkan dari ekspedisi Cincin Api menyusuri patahan lempeng bumi dan gunung api aktif yang ada di Nusantara, foto-foto yang sanggup membuat nafas kita tertahan.
Tidak hanya scenery tapi juga berbagai budaya masyarakat yang tinggal di kaki gunung juga terpotret. Jinjja beautiful. Namun hal terpenting dan keren dari buku ini adalah bagaimana hasil ekspedisi ini bisa membuka kesadaran kita tentang kesadaran bahwa kita hidup di negeri yang masih dikelilingi dengan gunung api yang masih aktif. Bagaimana kesadaran ini harusnya membuat kita semakin matang dalam hal mitigasi bencana sehingga korban jiwa dapat direduksi. Dan bukannya lebih mengenal tanah kelahiran sendiri adalah hal yang seharusnya sudah kita lakukan? :)
I rate for Hidup Mati di Negeri Cincin Api 5 stars :)
Showing posts with label Book Review. Show all posts
Showing posts with label Book Review. Show all posts
Thursday, January 24, 2013
Tuesday, November 20, 2012
Nipponica
Kemaren after aku nganter ibuku ambil buku di SMAN 6
Surabaya, she gave me this, nipponica. Majalah gitu yang discovering Japan.
Special feature nya tentang gimana jepang yang ramah lingkungan.
Jadi, Jepang selayaknya juga Negara Negara lain pasti pernah mengalami yang namanya masalah
lingkungan seperti polusi maupun natural disaster. Belakangan ini, Jepang telah
mengembangkan teknologi hijau (ramah lingkungan) yang sesuai dengan standar
global yang bisa nyeimbangin perkembangan ekonomi dan konservasi lingkungan.
Majalah ini memperkenalkan sistem energy terbarukan yang
dimiliki Jepang seperti the massive solar power plant di sepanjang Tokyo Bay
dan Geothermal Power Plant di Fukushima, Matsukawa, dan Kawasaki. Energi baru
dan terbarukan sebenarnya juga termasuk dalam bidang Strategi Nasional loh, ya
si Geothermal itu. Indonesia sedang mengembangkan ini juga. Apalagi posisi
geografis Indonesia yang terletak di daerah the circumference of Pacific ring of fire
dan antara pertemuan 3 lempeng tektonik membuat Indonesia memiliki pegunungan
yang banyak menyimpan energi geothermal. Keren yah kita hehe. Menurut Madlazim
(2011) investor uda banyak ngincer posisi geothermal yang bagus buat dibor.
Untuk menentukan titik mana yang akan dibor butuh penelitian selama setahun
agar tidak salah bor. Ck ck ck banget yah. Makanya semangat terus belajar yang
rajin biar bisa ngasi kontribusi buat bangsa dan negara tercinta *loh hehe
Jepang juga memiliki waste
management dan recycling yang baik. Mereka belajar dari masalah yang menimpa
mereka dari tahun ke tahun mulai dari polusi, kemudian oil shocks, lalu
berusaha survive dari Global Warming sampai akhirnya tahun 2000 an atau aku
bilang present day ini Jepang uda bisa disebut lahir sebagai
”material-cycle-society”.
Selain itu masyarakat nya pun
dihimbau agar terus menggunakan peralatan yang ramah lingkungan. Contoh nya
Furoshiki (eco-bag), kotak bento (bekal makan) pakai ulang, sumpit yang bisa
dibawa kemana saja, sampai solar LED lights yang bisa dibawa kemana-mana bahkan
ketika terjadi bencana alam.
Majalah ini juga menyajikan
potret tokoh, tempat yang direkomendasikan untuk berkunjung, juga ulasan
kuliner dan tradisi Jepang. Such a refreshing text to read :)
Mau baca? Come and see me at my
house hehe
Subscribe to:
Posts (Atom)
