Showing posts with label Snapshot. Show all posts
Showing posts with label Snapshot. Show all posts

Sunday, August 31, 2014

Balada Dompet dan Gedung Sate

Sebenernya mau curhat aja, kalau baru seminggu di Bandung dompet udah hilang di angkot
Innalillahi
Semua emang bakal balik ke Allah
Tapi introspeksi juga, ibadahnya, shadaqahnya..
Karena yang ilang itu dompet, berarti ilang juga KTP, KTM, SIM, ATM, dan STNK
T.T

Namun ternyata keesokan harinya, nemu STNK di atas rak. Ternyata malem sebelum ilang dompet dan ujan deres abis keluar parkiran masukin stnk ke saku celana. Nyampe kos karena basah banget si stnk ga ditaro di dompet dulu tapi dikeringin di atas rak. Alhamdulillah hehe

Karena udah ada STNK, udah belajar keras juga seminggu belakangan, dan biar ga sedih terus akhirnya mutusin buat putar-putar kota Bandung sebentar sama mbak Riska. Destinasi nya langsung ke Gedung Sate. Berbekal google maps aja (hehe) akhirnya sampai dengan selamat di Gedung Sate. 

Diberi nama Gedung Sate karena emang ada sate di atas nya :D
Selama ini baru liat gedung sate di gambar-gambar mainan monopoli akhirnya sekarang keturutan datengin beneran.
Kita nggak boleh masuk gedung sate. Akhirnya duduk-duduk ngeliatin lalu lalang orang dan keramaian kota di Gasibu. Jadi gasibu itu letaknya di depan gedung sate. Gasibu ini semacem tempatnya masyarakat bandung buat olahraga. Bentuknya lingkaran besar gitu. Seneng liat joging tracknya sama liat orang-orang main bola. Jadi mikir apa joging di sini aja ya haha (lumayan jauh sih dari kos).

Terus pas abis foto-foto ada abang tukang baso lewat. Kate mbk riska baso yang itu enak. Eh pas manggil, abangnya ga berhenti-berhenti juga. Aku kejar deh (haha). Terus abangnya jelasin kalo gak boleh jualan dan beli di situ (posisi di gasibu yang depannya gedung sate). Kalau mau beli di area penjual kaki lima di samping gasibu yang dibuat tempat parkir. Wah ternyata memang tertib banget di sini.
Walaupun mungkin Gedung Sate udah biasa bagi sebagian orang, tapi setelah main sebentar ke sana kemarin bikin fresh karena akhirnya bisa jalan-jalan hehe. Kalau sudah ke Bandung, sempatkan ke Gedung Sate yaa, ikon kota Bandung.


Monday, September 2, 2013

Wadi Sofia: Weekend

29 Agustus 2013

In Wadi Sofia, weekend starts from Friday until Saturday. Because I have no class in Thursday,
I stay in the resource room to study the preparation for teaching such as lesson plan and so on. I also observe our friends teaching on different classes. I have another job, it is making the speech for the celebration of independence day next Sunday.

At the night we go out to buy Roti Tempayan. It cost only RM 1. If you buy with the beef curry sauce which  costs RM 2, it will be RM 3. The taste of the sauce is same with the sauce for Roti Canai. But, Roti Canai is made with egg while Roti Tempayan has no filling. I prefer Roti Canai than Roti Tempayan. But still, both of them is delicious hehe.





30 Agustus 2013

We have a vacation today. Start from Pengkalan Kubor, then pantai Sri Tujoh, the next is KB Mall and then Pasar Cik Ye. 

We should just bought chocolate in Pengkalan Kubor. Because other things except the chocolate has higher price than those in Indonesia. The most lovely chocolate I bought in Pengkalan Kubor is Ferrero Rochero and Hershey’s. I supposed to bought the Beryl’s one. Since we've been planning to go to The Chocolate Factory in Kula Lumpur which produces Beryl’s, I cancel it. 

The next is Pantai Sri Tujoh. It is the famous beach in Kelantan. I'm playing in then sand of the beach, drinking Lychee Ice, and enjoying the sea breeze while eating the shells.



After that we go to KB Mall. I use this chance to take our money from ATM. At first it was a failure although there are master card and cirrus written on the board. Then I try use the Bank Simpanan Negara and I success take my money. In KB Mall there are such things like Matahari or Hypermart in Indonesia. The Pacific is a KB Mall’s version of Hypermart and Fashion Outlet Store (F.O.S) is that of Matahari. I bought a very cute foldable umbrella in Guardian since I have no one in Surabaya. It is the red angry bird umbrella and it costs RM 8. Cheap ya, hehe. Then I’m falling in love with the lime top in F.O.S and I crazily bought it in RM 49. Kyaa. So far, KB Mall is quite good if the location of the surau is not suck. I spent half an hour just for struggling look for surau’s location that actually is out of the mall. The direction board is also can not be trusted. Sigh. 

Then we spent the rest of the day in Pasar Cik Yen just for dinner. I’ve gone mad to go around this market since the price is so so so cheap then that in Pengkalan Kubor. Grrrrrr. In this market I bought nasi with ceker ayam, it is RM 3. So far this one day vacation is fun enough. But not that awesome. 

31 Agustus 2013

Happy Independence Day, Malaysia
In this peaceful free day I start with running around the campus and enjoy the strong wifi since there are no people use it. I also bake my bread myself. I think that it is a very good morning to start a good free day hehe. 

Wednesday, August 28, 2013

Wadi Sofia: Day One

25 Agustus 2013
 
Wadi Sofia College terletak di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia. Lokasinya yang jauh dari pusat kota membuat udara beserta lingkungan kampus bersih dari polusi dan damai dari hiruk pikuk kota serta sistem boarding and private school yang diusung membuat Wadi Sofia College memperoleh award sebagai The Most Outstanding Private Education 2012. Murid-murid serta guru yang mengajar berasal dari 20 negara, mulai dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Australia, dan Asia (termasuk China dan Korea). Sehingga, Wadi Sofia College juga mendapat julukan Heaven of Learning dari Cambridge University.

Wadi Sofia College sendiri merupakan akademi yang terdiri dari Kindergarten Wadi Sofia, Sekolah Rendah Wadi Sofia, Sekolah Tinggi Wadi Sofia (STWas), dan Wadi Sofia International School (WaSIS). WaSIS terdiri dari Primary untuk anak umur 1 tahun sampai 6 tahun, Lower Secondary untuk anak umur 7 tahun sampai 9 tahun, Upper Secondary untuk anak umur 10 tahun sampai 11 tahun atau IGCSE/ O level, dan Pre-University untuk anak umur 12 tahun sampai 13 tahun atau GCE/ A level. 75 % guru A level tinggal di dalam kampus untuk mendampingi murid belajar baik di dalam maupun di luar kelas serta saat jam pelajaran maupun di luar jam pelajaran. Guru A level inilah yang akan menjadi co-teacher dari para peserta Teacher Immersion Program.





Teacher Immersion Program Batch 1 terdiri 12 kelompok. Masing-masing kelompok didampingi oleh co-teacher yang juga berasal dari berbagai negara, mulai dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filiphina, dan India. Saya bersama Ety Rimadani dan Dewanta Arya Nugraha merupakan kelompok 2 yang didampingi oleh Mdm. Khamshana Nurul Huda yang berkebangsaan Singapura serta lulusan dari National University of Singapore. Kelompok 2 mengajar Fisika untuk S4 atau Secondary 4 atau Upper Secondary untuk IGCSE. Kami mendapat silabus, buku siswa, buku guru, serta jadwal sebagai persiapan untuk kegiatan pembelajaran. Jumlah siswa di Wadi Sofia paling banyak berjumlah 20 dalam 1 kelas. Untuk kelompok 2, jumlah siswa dalam 1 kelas adalah 8.
 
Terdapat 4 sections kegiatan pembelajaran dalam 1 minggu. Tiap section terdiri dari 40 menit. Karena waktu kami dalam program ini hanya 2 minggu, maka total section berjumlah 8 sections. Section pertama merupakan kegiatan pembelajaran seperti biasa oleh co-teacher karena para peserta Teacher Immersion Program mengikuti City Tour di Kota Bharu. Pada section kedua kami akan mengobservasi co-teacher selama kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Section ketiga dan keempat akan diisi dengan Team Teaching. Saya sendiri akan mengajar pada section lima. Dilanjutkan Ety Rimadani pada section enam dan Dewanta Arya Nugraha pada section tujuh. Akhir section akan kami tutup dengan Team Teaching.  



Sore hari kami diajak jalang-jalan mengelilingi Kota Bharu bersama Yasmin dan suaminya, Mr. Said. Kota Bharu seperti Jombang dan Tuban di Indonesia (hehe) namun dengan versi yang jauh lebih bersih dan well managed. Tujuan pertama adalah Pasar Khadijah. Pasar ini adalah pasar tradisional yang terdiri dari 3 lantai, lantai pertama dan dua merupakan tempat bumbu-bumbu, sayur, ayam, daging, hasil seafood dan bahan dapur basah lainnya. I’m very surprised that all the things are managed properly dan sangat rapi. Jadi bayangin pasar tradisional di Indonesia namun sekali lagi dalam versi yang lebih rapi. Lantai tiga merupakan tempat untuk menjual kain, baju, dan kerudung. Sejak SMP I have adored Malaysian veil. It is easy to be tidied. Aku langsung suka dengan kerudung warna pastel bersulam bunga-bunga, judulnya mau beliin ibuk hehe. But after I heard the price which is RM 40 I cancel my desire kekeke and decided to look for other veil until I found the one which has simple design but still number one cotton. It is RM 25 so I bought it hehe.


Next is Istana Jahar. Istana ini adalah museum kerajaan Jahar. Di dalamnya terdapat banyak miniatur adat dalam istana. Kebanyakan untuk pernikahan. Ketika masuk kita langsung disambut oleh miniatur pelaminan sekaligus baju pernikahan dan suasana yang berlangsung dalam pernikahan di Istana. Banyak juga perkakas istana yang dipajang dalam lemari kaca. Kebanyakan terbuat dari kuningan dan mempunyai unsur bentuk yang sama dengan perkakas kejawen, seperti cawan, mangkuk, gamelan, dan gong. Naik ke lantai dua terdapat miniatur adat dalam malam pertama dan adat-adat lainnya yang biasanya berlangsung dalam kerajaan. Kita hanya singgah sebentar di Istana Jahar karena sudah mau tutup hehe. Selain itu kita juga masih harus pergi ke pantai.



Pantai yang kita tuju adalah Pantai Cahaya Bulan. Sepanjang jalan menuju pantai, terlihat rumah penduduk yang kebanyakan adalah rumah panggung yang dicat dengan berbagai warna. Lucu deh hehe. Ada juga kedai Akok. Akok adalah makanan tradisional dan khas dari Kelantan. Sayang sekali kita nggak sempat turun untuk mencicipi seperti apa Akok itu. Oke. Pantai Cahaya Bulan adalah pantai tempat Inggris pertama kali datang di tanah Malaysia. Satu atau dua meter dari bibir pantai sudah ada berbagai batu yang menumpuk untuk mencegah abrasi. Pantainya hampir mirip dengan pantai di Tuban, haha. Namun sekali lagi, it is better here because bersiih rapi dan nggak terlalu banyak fasilitas umum. Puas mendengarkan deru air laut dan angin yang mengelus pipi (hihi) kami menyusuri kedai yang ada di tepi pantai. Aku beli otak-otak bakar. RM 1 dapat 3 otak-otak hehe. Ada juga yang menjual mix seafood. Isinya ada udang, cumi, kepiting, dan tempura. Harganya berkisar dari RM 9 sampai RM 11. Semua tadi dicocol dengan sambel khusus yang enak dan segar. Enak deh hehe. Selesai sudah perjalanan berkeliling Kota Bharu dan kita kembali ke kolej karena jam sudah menunjukkan pukul 7 pm, waktu di mana maghrib akan tiba.




Singapore in One Day

Singapore!
Berangkat dari Surabaya ke Malaysia naik Airasia, aku dan temen-temen PPL ku mampir Singapura. 

Kita nyampai jam 11 siang di Changi Airport dan langsung cus naik MRT turun di City Hall karena tujuan kita adalah The Esplanade. Masuk ke Esplanade kita disambut dengan berbagai art view yang keren-keren banget. Yang menarik perhatian adalah ada poster besar Jogja Hip Hop yang bakal tampil di Esplanade. Seneng lihatnya. Sempet liat juga tanda tempat booking tiket Girl's Generation World Tour. Finally, I came to the Esplanade, tempat segala pertunjukan keren dilangsukan. Setelah muter-muter di dalem Esplanade, kita langsung naik ke Roof Terrace dan ngelihat bentuk Esplanade yang kaya duren hehe dan keliatan patung singone Singapura, The Merlion. 



Langsung setelah itu juga kita jalan ke tempat Merlion berdiri, yaitu Merlion Park. Waktu kita singkat karena kita masih harus ke China Town dan malamnya langsung cus Malaysia. Perlu diingat dari Changi sampai China Town aku dan temen-temen narik koper sambil jalan cepat (almost run!). Bayangin kita nenteng koper ke mana-mana di pusat jantung Singapura, bahkan di dalam MRT hihi. 


Setelah ada accident aku tertinggal rombongan, kami melanjutkan ke China Town dari Merlion naik MRT. Turunnya di China Town juga. Kita dikasih tahu Ko Danil spot yang semua barang ada dengan harga terjangkau. Jadi kita nggak perlu muterin semua China Town yang besar sekali itu. Kalau kamu bawa 25 dolar buat belanja uda cukup banget. Mau banyakan dikit bawa 50 dolar. Mau kemaruk ya bawalah lebih. Tapi 50 dolar udah lebih dari cukup kok. Oiya deket China Town ada masjid juga yang asik buat solat. Jalan kaki lima menit juga nyampe hehe.

Kemaren kita sampai China Town jam 9 dan belanja cuma 45 menit karena bis yang menjemput kita untuk berangkat ke Malaysia datang jam 10. That's all from seharian nentengin koper di Singapura. Suatu saat aku harus ke sini lagi, pastinya tanpa nenteng koper ke mana-mana hehe.

photo by taufiq dan ety

Friday, August 2, 2013

Kantin Apung

     Just wanna post pictures Kantin Apung where i have teacher immersion program in Surabaya. Masih nggak ngerti kenapa namanya Kanting Apung. Yang namanya apung kan sebagian dari obyek ada di air. Lah ini enggak. Semacam rumah panggung gitu tapi bawahnya kolam air hehe. Tapi enak banget duduk-duduk di sini. Di belakangnya persis juga ada rel dan kereta api sering banget lewat. Seru hehe. Kombinasi angin sepoi-sepoi sama suara kereta itu nyenengin banget hehe.







all photos by Rodhi

Friday, July 26, 2013

Moon Moon Moon

Long time no post any posting hehe
Many things happened that make me 'enggan' to crazy in writing and share what i feel, what i think, what i see, as usual
And more over, my cell phone got cracked on its screen. I can not take any picture to express every thing that catch my eye. T.T get well soon yea my sony neo L. chuu~

Anyway, now is Ramadhan :)
2 days ago, the moon shines bright, and my friend, Rodhi, took the pictures. I'm so in love with the way moon is looked in his pictures. Detailnya tuh kelihatan banget. Jelas. When i was a child, i always thought what is the creature lives there. From the shadow, I imagined that there is a crab. Then I see the woman with long hair. Hehe. Abaikan. Baru udah gede paham kalau bayangan di bulan itu sebenarnya adalah cekungan dan lubang lubang yang ada di bulan akibat benturan benda-benda luar angkasa seperti meteor. Gituu. Hehe.
Then i realized that it was the night Quran firstly given to Rasulullah. Subhanallah. Sekaligus mikir, aduh baru juz berapa ini tadarusnya. Kyaa
Spesialnya lagi nih, there is Muh with me when i saw the moon. That is one of many little things that make me happy. The moon then becomes more beautiful. Halah. Hehe





Saturday, March 16, 2013

Being A Det's Reporter

Being reporter is totally cool!
But somehow it 'eats' your whole life
Anyway i'm not writing here to be 'galau' or whateverr their names
just want to show off my writing debut on Jawa Pos newspaper :)
proud to be writer there
here are my favorite from the total of 13 news that  published from February till this March
tadaaaaa


okay we have Style and Voila's rubric
For Style, i wrote for the Pastel Party, Mysterious Red-Black, and Ceria dengan Strips, and Demam Houndstooth. FYI, voila is a rubric for make you over. I wrote for the Re-Style and the cuap from the fog and family from the girl who is made over.
This is exactly my first experience being both stylist and writer, kind of pressing because you know every one has their own sense of fashion. The passion is different rite
but it was fun enough though
thanks to Sye, my editor for Style and Voila who is patient but out of the blue could be dangerous (apa sih) *bowing





The next is Toy's rubric. It was actually harder but can be handled with  super ga nyantai browsing haha
Just check the writer's code out, if there was run it means the writer is me :D 



The last is the popular article from DetEksi. It is polling article. I have wrote many polling article but i think this is my best because the editor (Dri) put my titles up! And i love the was my responDet tell me their story with highly interest. makasih ya adek-adek mau cerita ke kakak hehe


maybe next time i will  post my most terrible articles :p