I visit my Eyang Kakung with my family after shalat Ied
Tuesday, August 13, 2013
Monday, August 12, 2013
Selamat Lebaran!
Taqabbalallahu minna wa minkum all :D
alhamdulillah sudah lebaran, semoga yang kemarin udah didisiplinin waktu puasa nggak nguap ngilang gitu aja, tetep berlanjut sampe ketemu ama Ramadhan next year. Amiin
Lebaran punya banyak cerita. Mulai dari teriak alhamdulillah yang super kenceng kalo isi amplop angpao warnya biru dan merah (hehehe) sampai sedih-sedihan lihat bude yang padahal "belum terlalu tua" (seriously) sudah sulit buat duduk atau berdiri terlalu lama gara-gara osteporosis ataupun diabetes yang nyerang syaraf. Langsung mawas diri, jangan terlalu banyak gula, dan gaya hidup kudu sehat mulai dari sekarang.
Menu lebaran pagi sebelum shalat ied adalah gule bikinan ibuk yang enak pake banget hehe. Shalat ied di lapangan juga seru karena khatib nya puitis abis, sms lebaran yang pada puitis semua itu kalah deh. Nyampe rumah eyang Saring di Surabaya udah disambut ama sup dan ayam, tapi aku ambil dikit buat icip-icip aja hehe. Lalu ada mbk Ririn dateng bawain lidah saus mentega yang top markotop banget sama bebek rica-rica. Enaak hehe. Habis itu tandang ke rumah bude Sud dan disuguhi gule. Walhasil pulang udah ga pengen makan lagi.
Setelah H2 istirahat di rumah, besoknya juga makan banyak banget sampe 2 kloter bareng sepupu Wardanie di acara kumpul keluarga super Bani Hasyim. Malemnya ke rumah bude Wiwik dikasih pula opor ayam sama bakso. Alhamdulillah. (welehweleh, can you imagine what will happen to my weight?)
The next day habis nonton kita makan di X.O. Suki. Di tengah makan, bapak bilang berhentilah nduk sebelum kenyang. Fine, berhenti.
Sebenernya, aku nggak pernah masalah sama penampilan ku yang kata bff ku si Eci gendut pol, atau kata ibuku yang selalu bilang "ibuk dulu seumur mbak Ranti nggak pernah sampe segitu" sampe kata anak-anak seangkatan yang bilang aku semakin lama semakin ndut gak kaya waktu masih maba dulu haha. Aku sangat memuja dan menghargai semua masakan yang enak (yang enak loh ya hehe) dan aku senang bisa nyaman makan tanpa takut dengan berat badanku.
Yeah, lalu Muh sempat inspired me tentang jangan berlebih-lebihan. Itu betul sekali, tapi sayang batas buat lebih itu belum cukup jelas buatku. Kerancuan batas kadang bikin kata punya banyak excuses buat melanggar, right? Hehe
Terus bapakku bilang berhenti makan sebelum kenyang. Aku sudah seriiing banget berusaha ingat ini ketika makan tapi seringnya lupa terus.
Kemudian si Faqi, adekku yang paling slim dan ideal serta paling cantik luar dalam (serius, hehe), nyeletuk gini: kata ustadz ku ahli kenyang di dunia akan jadi ahli lapar di akhirat. Doeeeengggggggggggg. Andwae! Tidak, gue ogaaah kelaperan selamanyaa kyaaaa >____< Astaghfirullahaladziim.
Faqi ngelanjutin kalo Rasulullah itu nggak suka sama yang perutnya besar gara-gara kebanyakan makan. Glek.
Faqi bilang kata ustadznya sih. Mungkin ada yang bisa bantuin nyariin dari hadits mana biar lebih terpercaya gitu hehe.
Ehem
Yang jelas, lebaran ini 'harusnya' jadi momen buat ngebuktiin kita bener-bener sukses habis puasaan kemarin. Sukses menahan segala hawa nafsu. Nafsu makan, nafsu laper mata, nafsu belanja, dan semuaaa nafsu lainnya. Yang perlu diingat ya semua quote-quote ala Rasulullah itu hehe. Camkan dan ingat terus biar langkah ama amal dan kegiatan yang dilakukan gak melenceng keluar jalur. Agar kita tidak selalu berada dalam posisi semrawut dan mawut. Seperti kata DPA ku, Ma'am Endah: "Don't worry, segala kemawutan bisa menjadi proses menuju dewasa asal mau berbenah". Hehe. Semoga tetap istiqomah ya semuanya.
Selamat Lebaran, cheers!
Monday, August 5, 2013
Making SImple Kastengel
I got this recipe from my auntie. Very simple, and this is the most delicious cookies I've ever made :9 Gak pernah bisa doyan pake banget ama kastengel selain yang aku buat sendiri kekeke. The secret is the power of milk powder, rum butter, and the keju edam. For best texture, mix all the ingredients with two knives. Simple, right? Then you will get very "cheesy" yummy kastengel. Nyam nyamm nyammm
thank you Nina for the cell phone
here is the recipe
1/2 kg terigu
2 ons rum butter
1,5 onsmargarin
240 gram keju cheddar, parut
100 gram keju edam, parut
2 kuning telur
1 putih telur
2 sdm susu bubuk
2 sdm tepung maizena
campur semua bahan sampai kalis, lalu CETAK! Panggang sampai mateng. Jadinya, kastengel yang kejuuuu banget. Enak pokoknya hahaha.
Sunday, August 4, 2013
Teacher vs Student
Found this picture. Guess which one are the students? All of them? HeheheAnswer: teacher, teaher, student, teacher, teacher, teacher, student, student, teacher, teacher
Photo by Vita's Canon
Things I did (What I Learnt From Muh)
Muh told me and did everything yang aku pikir sepele dan nggak sepenting itu buat dikerjain. I wonder what if I do the same thing like him. What will I feel. This is it. I did 3 of them from yesterday. Believe it or not, I feel make a good progress in my 20 almost 21. Do something useful, something different good things, walaupun sepele sebenernya ngasih manfaat yang gede.
1. Berhenti makan waktu udah ngerasa kenyang.
Muh told me as say in Hadits kalo kita kudu berhenti makan sebelum kenyang. I'm not that type of person. I really appreciate the high quality food. Even though I'm full I have to finish my job (ngehabisin the dish). Tapi kemaren aku coba berhenti makan waktu udah ngerasa kenyang di acara ulang tahunnya Audrey. Perut rasanya enteng (berasa langsing dan slim hihi) Selain itu bawaannya ngantuknya gak seheboh kalo makan ampe tetes terakhir *ehem. I feel much happier, and sehat :)
2. Give a seat to older passenger
Did you know that it is a mudik's day? when all the ticket's fees are going out of control as the same as their passenger? Celebrating Eid is not afdol yet if you don't do mudik alias pulang kampung to your own hometown. Like me hehe. Kita kudu dusel-duselan demi mendapatkan sepotong kursi untuk duduk tenang selama perjalanan sampai di rumah.
Oke, jadi tadi aku berangkat habis subuh dari Ketintang, nyampe terminal Bungurasih jam 7 an. Pas banget jam nya bis Patas langgananku masuk peron. Bener aja, nggak nunggu lama dari kejauhan bis nya dateng. Dengan ditunggu puluhan orang yang udah numpuk siap nerkam masuk ke bis, termasuk aku. Berkat pengalaman naik ini bis selama kurang lebih 3 tahun selama masa karir ku kuliah di Surabaya (hehe) aku berhasil dapet kursi dan dalam waktu nggak kurang dari beberapa detik, bis sudah penuh dengan orang yang berdesak-desakan, dan banyak yang berdiri. Bersyukur dapet kursi, walaupun hasil sikut-sikutan juga. Tiba-tiba ada mbah-mbah sudah tua berdiri di sebelah gue. Aduuh bikin kepikiran kaan. Dilema pokok e. Akhirnya baru separuh perjalanan aku baru give her a seat. Waktu udah berdiri, I feel much happier (again). Gak seburuk yang aku pikir sebelumnya. Gak secapek yang dirasain. Well, you don't know if you don't try kan. (Sambil berdoa ini bis patasnya banyakin armada biar gak kaya gini terus)
3. Pelan-pelan
Pelang-pelan gak cuma waktu naik motor aja. Mikir juga kudu pelan-pelan. Jangan semuanya. And it works. Bikin tenang. And yes, I feel much happier.
Seperti kata Poyan pada Luhde, "Jatuh cintalah pelang-pelan, jangan sekaligus" walaupun konteksnya enggak selalu melulu tentang romansa.
Semoga bisa konsisten dan istiqomah deh ya hehe. Happy Ramadhan All
Friday, August 2, 2013
Kantin Apung
Just wanna post pictures Kantin Apung where i have teacher immersion program in Surabaya. Masih nggak ngerti kenapa namanya Kanting Apung. Yang namanya apung kan sebagian dari obyek ada di air. Lah ini enggak. Semacam rumah panggung gitu tapi bawahnya kolam air hehe. Tapi enak banget duduk-duduk di sini. Di belakangnya persis juga ada rel dan kereta api sering banget lewat. Seru hehe. Kombinasi angin sepoi-sepoi sama suara kereta itu nyenengin banget hehe.
all photos by Rodhi
Friday, July 26, 2013
Moon Moon Moon
Long time no post any posting hehe
Many things happened that make me 'enggan' to crazy in writing and share what i feel, what i think, what i see, as usual
And more over, my cell phone got cracked on its screen. I can not take any picture to express every thing that catch my eye. T.T get well soon yea my sony neo L. chuu~
Anyway, now is Ramadhan :)
2 days ago, the moon shines bright, and my friend, Rodhi, took the pictures. I'm so in love with the way moon is looked in his pictures. Detailnya tuh kelihatan banget. Jelas. When i was a child, i always thought what is the creature lives there. From the shadow, I imagined that there is a crab. Then I see the woman with long hair. Hehe. Abaikan. Baru udah gede paham kalau bayangan di bulan itu sebenarnya adalah cekungan dan lubang lubang yang ada di bulan akibat benturan benda-benda luar angkasa seperti meteor. Gituu. Hehe.
Then i realized that it was the night Quran firstly given to Rasulullah. Subhanallah. Sekaligus mikir, aduh baru juz berapa ini tadarusnya. Kyaa
Spesialnya lagi nih, there is Muh with me when i saw the moon. That is one of many little things that make me happy. The moon then becomes more beautiful. Halah. Hehe
Many things happened that make me 'enggan' to crazy in writing and share what i feel, what i think, what i see, as usual
And more over, my cell phone got cracked on its screen. I can not take any picture to express every thing that catch my eye. T.T get well soon yea my sony neo L. chuu~
Anyway, now is Ramadhan :)
2 days ago, the moon shines bright, and my friend, Rodhi, took the pictures. I'm so in love with the way moon is looked in his pictures. Detailnya tuh kelihatan banget. Jelas. When i was a child, i always thought what is the creature lives there. From the shadow, I imagined that there is a crab. Then I see the woman with long hair. Hehe. Abaikan. Baru udah gede paham kalau bayangan di bulan itu sebenarnya adalah cekungan dan lubang lubang yang ada di bulan akibat benturan benda-benda luar angkasa seperti meteor. Gituu. Hehe.
Then i realized that it was the night Quran firstly given to Rasulullah. Subhanallah. Sekaligus mikir, aduh baru juz berapa ini tadarusnya. Kyaa
Spesialnya lagi nih, there is Muh with me when i saw the moon. That is one of many little things that make me happy. The moon then becomes more beautiful. Halah. Hehe
Saturday, March 16, 2013
Being A Det's Reporter
Being reporter is totally cool!
But somehow it 'eats' your whole life
Anyway i'm not writing here to be 'galau' or whateverr their names
just want to show off my writing debut on Jawa Pos newspaper :)
proud to be writer there
here are my favorite from the total of 13 news that published from February till this March
tadaaaaa
okay we have Style and Voila's rubric
For Style, i wrote for the Pastel Party, Mysterious Red-Black, and Ceria dengan Strips, and Demam Houndstooth. FYI, voila is a rubric for make you over. I wrote for the Re-Style and the cuap from the fog and family from the girl who is made over.
This is exactly my first experience being both stylist and writer, kind of pressing because you know every one has their own sense of fashion. The passion is different rite
but it was fun enough though
thanks to Sye, my editor for Style and Voila who is patient but out of the blue could be dangerous (apa sih) *bowing
But somehow it 'eats' your whole life
Anyway i'm not writing here to be 'galau' or whateverr their names
just want to show off my writing debut on Jawa Pos newspaper :)
proud to be writer there
here are my favorite from the total of 13 news that published from February till this March
tadaaaaa
okay we have Style and Voila's rubric
For Style, i wrote for the Pastel Party, Mysterious Red-Black, and Ceria dengan Strips, and Demam Houndstooth. FYI, voila is a rubric for make you over. I wrote for the Re-Style and the cuap from the fog and family from the girl who is made over.
This is exactly my first experience being both stylist and writer, kind of pressing because you know every one has their own sense of fashion. The passion is different rite
but it was fun enough though
thanks to Sye, my editor for Style and Voila who is patient but out of the blue could be dangerous (apa sih) *bowing
The next is Toy's rubric. It was actually harder but can be handled with super ga nyantai browsing haha
Just check the writer's code out, if there was run it means the writer is me :D
The last is the popular article from DetEksi. It is polling article. I have wrote many polling article but i think this is my best because the editor (Dri) put my titles up! And i love the was my responDet tell me their story with highly interest. makasih ya adek-adek mau cerita ke kakak hehe
maybe next time i will post my most terrible articles :p
Friday, February 1, 2013
Yummy Cake!
Kemarin…
Ketika resah
gelisah..
Ada si manis
ini yang bikin cheer up..
Dia adalah…
Red velvet
dan oreo ice cream hehehe
Oke. Serius sekarang hehe
Waktu lagi killing time kemaren di
Sutos bareng temenku mumu dan adeknya ifa, aku mampir ke salah satu kedai di
Sutos (Surabaya Town Square). Namanya Sweeties. Seperti namanya, di sini ada
banyaak banget makanan manis kaya cupcake, brownies, cake, macaron, dan ice
cream. Jadi, waktu masuk Sweeties berasa manis juga deh jadinya hehe.
Yang menarik untuk mengunjungi
Sweeties di antara berbagai macam tempat makan di sutos adalah interior dan
furniture nya yang unyuunyu dan manis hehe. Flower wallpaper, kursi meja motif
kotak merah, they are just sweet. Lokasinya juga strategis, deket eskalator jadi
semua orang at least yang pernah ke Sutos pasti tahu lah ada Sweeties di sana.
Makanan yang paling menarik perhatian
ku kemaren adalah cake. Cake yang lagi beken ada semua di sini, mulai dari
rainbow cake, red velvet, sampai cheese cake. So, aku pengen nyoba red velvet
nya dan ice cream rasa oreo (dingin looh *mimik avika). Ifa order blue velvet
dan macaron. Si mumu order ice cream oreo dan vanilla.
Rasanya? Lumayan hehe. Tapi si blue
velvet rasanya lebih smooth daripada yang red velvet. Both blue velvet dan red
velvet toppingnya cream cheese. Dan ukuran slice cake nya kurang gede deh
(hehehe). Tapi buat perbandingan, ukuran cheese cake di Sweeties lebih kecil
daripada di Breadtalk. Buat ek krim, both yummy. Serunya kita bisa nyobain dulu
es krim nya mau milih yang rasa apa. Ada banyak varian, mulai dari durin,
vanilla almond, strawberry, cokelat, sampe oreo. Rada nyesel juga nih ga jadi
nyobain semuanya kemaren haha. Menurutku es krim nya lebih enak yang vanilla daripada
yang oreo hehe.
Jadi, buat yang lagi killing time pas
lagi jam jam nanggung buat makan, bisa mampir dulu ke Sweeties buat cemal cemil
hehe.
Red Velvet –
Rp. 24.000/ slice
Blue Velvet –
Rp. 24.000/ slice
Macaron –
Rp. 8.000
Oreo Ice
Cream – Rp. 10.800
Thursday, January 24, 2013
The Book I Read
hi all
long time no posting, it has been a month i guess hehe
anyway it is 2013 already, and i bought 2 new books in the early of january. I love these books. They are totally daebak!!! hehe.
wes ah capek ngelondo terus
oke jadi ada 2 buku yang baru aja selesai aku baca yaitu The Casual Vacancy dan Hidup Mati di Negeri Cincin Api.
Pertama, The Casual Vacancy
Ini adalah novel pertama JK Rowling setelah Harry Potter. JK Rowling sepertinya ingin melepas image dari penulis fantasi dan novel untuk anak-anak menjadi penulis untuk orang dewasa. Gaya bercerita dan isi ceritanya is totally different dengan Harry Potter.
The Casual Vacancy mengisahkan keadaaan suatu kota setelah Barry Fairbrother, anggota dewan kota yang cukup berpengaruh (yaa semacam jokowi gitu lah hehe) tiba-tiba meninggal dunia. Kota kecil ini menjadi ramai dengan cerita dan konflik antar warga. Jadi tokoh utama dalam The Casual Vacancy sangat banyak. JK Rowling mengaitkan tokoh-tokoh tersebut dengan benang merah tak terlihat dengan apik, ini adalah salah satu daya tarik The Casual Vacancy menurutku.
Menurutku lagi, JK Rowling udah sukses melepas image penulis Harry Potter. Sedangkan pengkhususan novel ini untuk pembaca dewasa adalah banyak part yang mengisahkan tentang drugs dan seks bebas, jadi merekomendasikan anak-anak untuk membaca The Casual Vacancy saya rasa belom bijak hehe. Padahal, dari sisi cerita politiknya, menurut saya cukup seru dan segar untuk dibaca semua umur. Pokoknya i can't take the book until the last page! :)
Kedua, Hidup Mati di Negeri Cincin Api
Ini adalah kumpulan artikel liputan Cincin Api dari Harian Kompas selama setahun yang ditulis ulang oleh pimpinanan ekspedisi Cincin Api, pak Ahmad Arif. Kita disuguhi berbagai foto menakjubkan dari ekspedisi Cincin Api menyusuri patahan lempeng bumi dan gunung api aktif yang ada di Nusantara, foto-foto yang sanggup membuat nafas kita tertahan.
Tidak hanya scenery tapi juga berbagai budaya masyarakat yang tinggal di kaki gunung juga terpotret. Jinjja beautiful. Namun hal terpenting dan keren dari buku ini adalah bagaimana hasil ekspedisi ini bisa membuka kesadaran kita tentang kesadaran bahwa kita hidup di negeri yang masih dikelilingi dengan gunung api yang masih aktif. Bagaimana kesadaran ini harusnya membuat kita semakin matang dalam hal mitigasi bencana sehingga korban jiwa dapat direduksi. Dan bukannya lebih mengenal tanah kelahiran sendiri adalah hal yang seharusnya sudah kita lakukan? :)
I rate for Hidup Mati di Negeri Cincin Api 5 stars :)
long time no posting, it has been a month i guess hehe
anyway it is 2013 already, and i bought 2 new books in the early of january. I love these books. They are totally daebak!!! hehe.
wes ah capek ngelondo terus
oke jadi ada 2 buku yang baru aja selesai aku baca yaitu The Casual Vacancy dan Hidup Mati di Negeri Cincin Api.
Pertama, The Casual Vacancy
Ini adalah novel pertama JK Rowling setelah Harry Potter. JK Rowling sepertinya ingin melepas image dari penulis fantasi dan novel untuk anak-anak menjadi penulis untuk orang dewasa. Gaya bercerita dan isi ceritanya is totally different dengan Harry Potter.
The Casual Vacancy mengisahkan keadaaan suatu kota setelah Barry Fairbrother, anggota dewan kota yang cukup berpengaruh (yaa semacam jokowi gitu lah hehe) tiba-tiba meninggal dunia. Kota kecil ini menjadi ramai dengan cerita dan konflik antar warga. Jadi tokoh utama dalam The Casual Vacancy sangat banyak. JK Rowling mengaitkan tokoh-tokoh tersebut dengan benang merah tak terlihat dengan apik, ini adalah salah satu daya tarik The Casual Vacancy menurutku.
Menurutku lagi, JK Rowling udah sukses melepas image penulis Harry Potter. Sedangkan pengkhususan novel ini untuk pembaca dewasa adalah banyak part yang mengisahkan tentang drugs dan seks bebas, jadi merekomendasikan anak-anak untuk membaca The Casual Vacancy saya rasa belom bijak hehe. Padahal, dari sisi cerita politiknya, menurut saya cukup seru dan segar untuk dibaca semua umur. Pokoknya i can't take the book until the last page! :)
Kedua, Hidup Mati di Negeri Cincin Api
Ini adalah kumpulan artikel liputan Cincin Api dari Harian Kompas selama setahun yang ditulis ulang oleh pimpinanan ekspedisi Cincin Api, pak Ahmad Arif. Kita disuguhi berbagai foto menakjubkan dari ekspedisi Cincin Api menyusuri patahan lempeng bumi dan gunung api aktif yang ada di Nusantara, foto-foto yang sanggup membuat nafas kita tertahan.
Tidak hanya scenery tapi juga berbagai budaya masyarakat yang tinggal di kaki gunung juga terpotret. Jinjja beautiful. Namun hal terpenting dan keren dari buku ini adalah bagaimana hasil ekspedisi ini bisa membuka kesadaran kita tentang kesadaran bahwa kita hidup di negeri yang masih dikelilingi dengan gunung api yang masih aktif. Bagaimana kesadaran ini harusnya membuat kita semakin matang dalam hal mitigasi bencana sehingga korban jiwa dapat direduksi. Dan bukannya lebih mengenal tanah kelahiran sendiri adalah hal yang seharusnya sudah kita lakukan? :)
I rate for Hidup Mati di Negeri Cincin Api 5 stars :)
Subscribe to:
Posts (Atom)

